PSBM 901
| Deskripsi | |
|---|---|
| SK Pelepasan | Nomor: 54/Kpts/SR.120/1/2004 |
| Tanggal Pelepasan | 2004-01-16 |
| Pemilik/Pengusul | Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia, P3GI Pasuruan |
| Asal Persilangan | Hasil persilangan PS 78-127 polycross pada tahun 1990 dari nomor seri PSBM 90-44 |
Sifat-sifat Botanis
Batang
Gambar 1
- Batang berbentuk konis, susunan antar ruas lurus,
- Warna batang hijau kekuningan, penampang melintang batang bulat
Lapisan lilin
Gambar 2
- Lapisan lilin tipis, ada di sepanjng ruas tetapi tidak mempengaruhi warna ruas (Gambar: batang dengan lapisan lilin dan tanpa lapisan lilin)
- Retakan tumbuh tidak ada
- Retak gabus dan noda gabus tidak ada
Cincin Tumbuh
Gambar 3
- Cincin tumbuh melingkar datar di belakang puncak mata, dengan warna kuning kecoklatan.
- Bentuk ruas buku konis terbalik dengan 2-3 baris mata akar, baris paling atas melewati puncak mata
- Alur mata tidak ada
Teras Batang
Gambar 4
- Teras batang masif
Daun
Gambar 5
- Daun berwarna hijau kekuningan, melengkung kurang dari setengah panjang daun
- Ukuran lebar daun 4 – 6 cm
- Agak mudah diklentek
Telinga Daun
Gambar 6
- Telinga daun tidak ada, kalau ada kedudukannya lemah
Gambar 7
- Telinga daun tidak ada
Bulu Bidang Punggung
Gambar 8
- Bulu bidang punggung tidak ada
Segitiga Daun
Gambar 9
- Sendi segitiga daun berwarna
Mata
Gambar 10
- Letak mata pada bekas pangkal pelepah daun
- Bentuk mata bulat, dengan bagian terlebar di tengah mata, pusat tumbuh pada tengah mata
- Sayap mata berukuran sama lebar, tepi sayap mata rata
- Tidak ada rambut tepi basal dan rambut jambul
Gambar 11
- Mata pada batang muda
| Sifat Agronomis | |
|---|---|
| Perkecambahan | Baik, serempak |
| Pertumbuhan Awal | Sedang |
| Diameter Batang | Sedang |
| Kerapatan Batang | Sedang |
| Pembungaan | Tidak berbunga |
| Kemasakan | Awal |
| Kadar Sabut | ± 13% |
| Daya Kepras | Tahan |
| Potensi Hasil Lahan Sawah | |
|---|---|
| Hasil tebu (ton/ha) | - |
| Rendemen (%) | - |
| Hablur gula (ton/ha) | - |
| PC (Panen Pertama) | |
| Hasil tebu (ton/ha) | - |
| Rendemen (%) | - |
| Hablur gula (ton/ha) | - |
| RC (Panen Kedua) | |
| Hasil tebu (ton/ha) | - |
| Rendemen (%) | - |
| Hablur gula (ton/ha) | - |
| Potensi Hasil Lahan Tegalan | |
|---|---|
| Hasil tebu (ton/ha) | 70,4 ± 16,2 |
| Rendemen (%) | 9,94 ± 1,02 |
| Hablur gula (ton/ha) | 6,95 ± 1,63 |
| PC (Panen Pertama) | |
| Hasil tebu (ton/ha) | - |
| Rendemen (%) | - |
| Hablur gula (ton/ha) | - |
| RC (Panen Kedua) | |
| Hasil tebu (ton/ha) | - |
| Rendemen (%) | - |
| Hablur gula (ton/ha) | - |