PS 862
| Deskripsi | |
|---|---|
| SK Pelepasan | Nomor : 685.b/Kpts-IX/1998 |
| Tanggal Pelepasan | 1998-10-09 |
| Pemilik/Pengusul | Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia, P3GI Pasuruan |
| Asal Persilangan | Persilangan F162 polycross pada tahun 1986 dari nomor seleksi PS 86-8504 |
Sifat-sifat Botanis
Batang
Gambar 1
- Batang berbentuk konis, lurus agak berbiku.
- Warna batang hijau kekuningan
Lapisan lilin
Gambar 2
- Lapisan lilin sedang, mempengaruhi warna ruas (Gambar batang tanpa lilin dan dengan lilin)
- Retakan tumbuh tidak ada, akan tetapi kadang ditemukan retakan tumbuh.
- Retak gabus ada namun tidak di semua ruas
- Noda gabus tidak ada
Cincin Tumbuh
Gambar 3
- Cincin tumbuh melingkar datar, mata akar terdiri dari 2 - 3 baris, baris paling atas tidak melewati puncak mata
- Alur mata sempit, tidak mencapai tengah ruas, dangkal
Teras Batang
Gambar 4
- Teras batang berlubang agak besar
Daun
Gambar 5
- Daun berwarna hijau
- Ukuran lebar daun sedang, ujung melengkung kurang dari setengah panjang helai daun
- Agak mudah diklentek
Telinga Daun

Gambar 6
- Telinga daun kuat, tinggi, kedudukan tegak

Gambar 7
- Telinga daun
Bulu Bidang Punggung
Gambar 8
- Bulu punggung ada, lebat, condong, membentuk jalur sempit tidak mencapai ujung pelepah daun
Segitiga Daun
Gambar 9
- Sendi segitiga daun berwarna
Mata
Gambar 10
- Letak mata pada bekas pangkal pelepah daun
- Bentuk mata bulat dengan bagian terlebar pada tengah mata
- Pusat tumbuh terletak di atas tengah mata
- Tepi sayap mata rata, pangkal sayap di atas tengah tepi mata
- Tidak ada rambut basal maupun rambut jambul

Gambar 11
- Mata pada batang muda
| Sifat Agronomis | |
|---|---|
| Perkecambahan | Sedang |
| Pertumbuhan Awal | Sedang |
| Diameter Batang | Besar |
| Kerapatan Batang | Sedang |
| Pembungaan | Sedang |
| Kemasakan | Awal-Tengah |
| Kadar Sabut | ± 12% |
| Daya Kepras | Agak tahan |
| Potensi Hasil Lahan Sawah | |
|---|---|
| Hasil tebu (ton/ha) | 99,3 ± 37 |
| Rendemen (%) | 9,45 ± 1,51 |
| Hablur gula (ton/ha) | 9,1 ± 2,91 |
| PC (Panen Pertama) | |
| Hasil tebu (ton/ha) | - |
| Rendemen (%) | - |
| Hablur gula (ton/ha) | - |
| RC (Panen Kedua) | |
| Hasil tebu (ton/ha) | 92,8 ± 7,5 |
| Rendemen (%) | 10,8 ± 0,5 |
| Hablur gula (ton/ha) | 10,3 ± 1,02 |
| Potensi Hasil Lahan Tegalan | |
|---|---|
| Hasil tebu (ton/ha) | 88,3 ± 17,5 |
| Rendemen (%) | 10,87 ± 1,21 |
| Hablur gula (ton/ha) | 9,74 ± 2,04 |
| PC (Panen Pertama) | |
| Hasil tebu (ton/ha) | - |
| Rendemen (%) | - |
| Hablur gula (ton/ha) | - |
| RC (Panen Kedua) | |
| Hasil tebu (ton/ha) | - |
| Rendemen (%) | - |
| Hablur gula (ton/ha) | - |